Simalungun,Silou Kahean – Kondisi ruas jalan penghubung antara Nagori Simanabun dan Nagori Dolok Saribu Bangun, Kecamatan Silou Kahean, Kabupaten Simalungun, kini memprihatinkan.
Jalan utama yang menjadi akses vital masyarakat tersebut terlihat berlumpur, licin, dan dipenuhi kubangan air, sehingga berpotensi membahayakan keselamatan para pengendara yang melintas.
Berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi jalan semakin parah terutama saat diguyur hujan. Tanah liat bercampur air membentuk lumpur tebal, menyebabkan kendaraan roda dua maupun roda empat kerap tergelincir.
Beberapa pengendara terpaksa berjalan perlahan bahkan harus saling membantu untuk melewati titik-titik jalan yang rusak.
“Kalau hujan turun, jalan ini sangat licin. Sudah sering pengendara jatuh, apalagi sepeda motor. Kami berharap ada perhatian dari pemerintah,” ujar salah seorang warga yang melintas di lokasi.
Jalan tersebut merupakan akses penting bagi masyarakat untuk beraktivitas sehari-hari, mulai dari mengangkut hasil pertanian, menuju sekolah, hingga keperluan ekonomi lainnya. Namun dengan kondisi saat ini, warga mengaku khawatir akan keselamatan, terutama bagi anak sekolah dan ibu-ibu yang melintas menggunakan sepeda motor.
Masyarakat berharap pemerintah nagori, kecamatan, hingga kabupaten dapat segera turun tangan melakukan perbaikan atau penanganan sementara, seperti penimbunan material batu padas atau pengerasan jalan, guna mencegah kecelakaan dan memperlancar aktivitas warga.
Jalan ini merupakan jalan yang akses untuk masyarakat silou kahean,bukan hanya untuk kedua Nagori tersebut,jalan ini adalah jalan umum bagi masyarakat silou kahean.
Harapan masyarakat,Bupati Simalungun bisa memperbaiki jalan yang rusak ini,dan semoga secepatnya di tanggapi sebelum ada korba jatuh di jalan tersebu.
Hingga berita ini diterbitkan, ruas jalan penghubung Nagori Simanabun–Dolok Saribu Bangun tersebut masih dalam kondisi berlumpur dan belum terlihat adanya upaya perbaikan.
(O.D)//