Floating Image
Floating Image
Selasa, 10 Februari 2026

Ditlantas Polda Sumbar Kencangkan Operasi Singgalang 2026 Jelang Lonjakan Mudik


Oleh admintajam
09 Februari 2026
tentang Berita
Ditlantas Polda Sumbar Kencangkan Operasi Singgalang 2026 Jelang Lonjakan Mudik - TajamNews

-

294 views



Padang | Tajamnews.co.id — Ditlantas Polda Sumatera Barat mengencangkan Operasi Keselamatan Singgalang 2026 dengan peringatan tegas kepada para pelanggar lalu lintas menjelang arus mudik Lebaran. Operasi ini digelar selama dua pekan dan diarahkan untuk menekan potensi kecelakaan sekaligus memaksa tumbuhnya disiplin berkendara di jalan raya.

Langkah ini disebut bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan gerakan penertiban dini sebelum terjadi lonjakan pergerakan masyarakat. Kepolisian menilai periode jelang mudik selalu diwarnai peningkatan pelanggaran yang berujung pada risiko fatal di jalan, sehingga pencegahan harus dilakukan lebih awal dan lebih keras.

Direktorat Lalu Lintas Polda Sumbar menurunkan personel ke berbagai titik untuk mengedepankan pendekatan edukatif dan preventif. Namun petugas di lapangan juga diminta tidak ragu mengambil tindakan terhadap pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan lain.

Dirlantas Polda Sumbar, Kombes Pol Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq menegaskan keselamatan berkendara tidak bisa ditawar. Petugas tidak hanya memberi imbauan, tetapi juga teguran langsung agar pengendara memahami bahwa aturan lalu lintas bukan formalitas saat ada razia, melainkan kebutuhan setiap perjalanan.

"Keselamatan berkendara harus ada dalam diri setiap orang karena hal itu tidak bisa ditawar", ujar Dirlantas Polda Sumbar, Kombes Pol Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq, Senin (9/2/2026).

Pengawasan diperluas hingga ke kendaraan angkutan umum dan angkutan barang. Pemeriksaan kelaikan teknis kendaraan dilakukan di terminal dan sejumlah titik strategis melalui ramp check, untuk memastikan armada yang beroperasi benar-benar layak jalan dan tidak menjadi ancaman bagi penumpang maupun pengguna jalan lainnya.
Jenis pelanggaran yang menjadi sorotan antara lain penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi, kendaraan tanpa dokumen, rotator dan sirene ilegal, pelat nomor tidak standar, tidak memakai helm SNI, berboncengan melebihi ketentuan, penyalahgunaan kendaraan angkutan barang, travel ilegal, serta parkir sembarangan di badan jalan. Pelanggaran tersebut dinilai menjadi penyumbang terbesar kecelakaan lalu lintas.

Polda Sumbar menegaskan rendahnya kepatuhan aturan masih menjadi penyakit lama di jalan raya. Karena itu operasi ini diposisikan sebagai peringatan terbuka bahwa kepentingan keselamatan publik berada di atas alasan kenyamanan pribadi pelanggar.

Melalui Operasi Keselamatan Singgalang 2026, kepolisian mendorong perubahan perilaku, bukan sekadar kepatuhan sesaat. Disiplin berlalu lintas ditegaskan sebagai tanggung jawab moral bersama agar perjalanan mudik berlangsung aman dan tidak berubah menjadi tragedi.

(Rosdiana Br Purba)

Penulis

admintajam

Berita Lainnya dari Berita