Floating Image
Floating Image
Kamis, 18 Juni 2026

Deklarasi Partai Kedaulatan Rakyat Resmi Digelar di Solo, PKR Siap Menghadirkan Semangat Baru Demokrasi Indonesia


Oleh admintajam
17 Juni 2026
tentang Berita
Deklarasi Partai Kedaulatan Rakyat Resmi Digelar di Solo, PKR Siap Menghadirkan Semangat Baru Demokrasi Indonesia - TajamNews

-

22 views



Solo | TajamNews.co.id – Deklarasi Partai Kedaulatan Rakyat (PKR) resmi digelar di Hotel Adhiwangsa Solo, Kamis (28/10/2021), menandai babak baru perjalanan politik organisasi yang sebelumnya dikenal sebagai Tikus Pithi Hanata Baris. Deklarasi tersebut berlangsung meriah dengan dihadiri ratusan kader dan simpatisan dari berbagai daerah di Indonesia yang datang untuk menyaksikan lahirnya partai politik baru yang mengusung semangat kedaulatan rakyat, gotong royong, dan perubahan demokrasi.

Kehadiran para kader dari berbagai wilayah menunjukkan besarnya antusiasme terhadap PKR sebagai wadah perjuangan politik yang lahir dari akar rumput. Partai yang identik dengan warna hitam itu secara resmi memperkenalkan diri kepada masyarakat Indonesia sekaligus menegaskan kesiapannya untuk mengikuti kontestasi politik nasional, termasuk menjadi peserta Pemilu 2024 dan Pemilihan Legislatif.

Ketua Umum PKR, Tuntas Subagyo, dalam pidatonya menegaskan bahwa deklarasi tersebut bukan sekedar seremoni politik, melainkan momentum penting untuk memperkenalkan eksistensi PKR kepada publik sekaligus menunjukkan legitimasi partai di tengah masyarakat.

“Deklarasi ini sekaligus untuk mengenalkan PKR di Indonesia. Karena sampai kemarin sudah terbentuk di 19 provinsi dan target tahun ini selesai di 34 provinsi. Deklarasi ini juga untuk menunjukkan legitimasi dari PKR ke masyarakat,” ujar Tuntas Subagyo.

Menurutnya, perkembangan organisasi PKR dalam waktu relatif singkat menunjukkan adanya respons positif dari masyarakat terhadap kehadiran partai tersebut. Konsolidasi organisasi yang terus berjalan di berbagai daerah menjadi bukti bahwa semangat yang diusung PKR mendapat tempat di tengah masyarakat yang menginginkan perubahan.

Deklarasi Partai Kedaulatan Rakyat tidak hanya dilaksanakan secara langsung di Solo, tetapi juga diselenggarakan secara daring. Sejumlah perwakilan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dari berbagai daerah turut mengikuti kegiatan tersebut, antara lain dari Sumatera Barat, Aceh, Papua, Papua Barat, Sulawesi, dan DKI Jakarta. Kehadiran peserta dari berbagai penjuru Indonesia menunjukkan bahwa jaringan organisasi PKR terus berkembang dan semakin menguat.

Dalam kesempatan tersebut, Tuntas Subagyo juga menegaskan bahwa sejak awal berdiri, PKR tidak dibangun dengan mengandalkan figur tokoh nasional. Menurutnya, partai ini tumbuh dari kerja kolektif kader dan masyarakat yang memiliki semangat yang sama untuk memperjuangkan kedaulatan rakyat.

“Sejak awal partai ini memang tidak ada tokoh nasionalnya. Dari terbentuknya DPP, DPW, DPD kami tidak ada tokoh nasional,” tegasnya.

Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa PKR berupaya membangun kekuatan politik berbasis partisipasi masyarakat, bukan bertumpu pada popularitas individu tertentu. Bagi PKR, kekuatan utama partai berada pada keterlibatan rakyat dalam proses pembangunan organisasi dan perjuangan politik.

Lebih lanjut, Tuntas Subagyo mengungkapkan bahwa tingginya antusiasme masyarakat terhadap PKR terlihat dari berbagai proses pembentukan kepengurusan dan pendirian kantor partai di daerah. Semangat gotong royong yang menjadi salah satu nilai utama PKR disebut telah menjadi fondasi kuat dalam memperluas jaringan organisasi di berbagai wilayah Indonesia.

“Kami menggunakan azas gotong royong. Saat kami mendirikan kantor DPW di wilayah mereka juga bergotong royong. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat Indonesia,” katanya.

Menurutnya, semangat gotong royong yang tumbuh di tengah masyarakat menjadi energi positif bagi PKR untuk terus berkembang. Dukungan yang diberikan secara sukarela oleh kader dan masyarakat menunjukkan bahwa masih terdapat ruang besar bagi lahirnya gerakan politik yang berasal dari bawah dan berorientasi pada kepentingan rakyat.

Deklarasi Partai Kedaulatan Rakyat juga menjadi momentum transformasi dari organisasi masyarakat Tikus Pithi Hanata Baris yang sebelumnya dikenal luas dalam kontestasi Pilkada Kota Solo 2020. Organisasi tersebut pernah mengusung pasangan calon independen Bagyo Wahyono dan FX Supardjo dalam pertarungan melawan pasangan Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa.

Meski pasangan yang diusung saat itu belum berhasil memenangkan Pilkada, pengalaman tersebut menjadi modal penting bagi para penggerak organisasi untuk melangkah ke tingkat yang lebih tinggi melalui pembentukan partai politik nasional. Dengan deklarasi resmi ini, PKR menegaskan komitmennya untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan demokrasi Indonesia melalui jalur politik yang konstitusional.

Melalui Deklarasi Partai Kedaulatan Rakyat di Solo, PKR berharap dapat menjadi wadah perjuangan masyarakat yang menginginkan penguatan kedaulatan rakyat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dengan semangat gotong royong, konsolidasi organisasi yang terus berkembang, serta dukungan kader di berbagai daerah, PKR optimistis dapat terus memperluas basis dukungan dan mengambil bagian dalam proses demokrasi Indonesia pada masa mendatang.

(Lentini Krisna Prananta Sembiring, S.E.)

Penulis

admintajam

Berita Lainnya dari Berita