Floating Image
Floating Image
Rabu, 10 Juni 2026

*Perbaikan Jalan Penghubung Nagori Dolog Marawa ke Kecamatan Silou Kahean: Harapan Baru bagi Masyarakat, Namun Menyisakan Kritik Pedas Terhadap Pemerintah Daerah*


Oleh admintajam
10 Juni 2026
tentang Daerah
*Perbaikan Jalan Penghubung Nagori Dolog Marawa ke Kecamatan Silou Kahean: Harapan Baru bagi Masyarakat, Namun Menyisakan Kritik Pedas Terhadap Pemerintah Daerah* - TajamNews

-

13 views


            
 Simalungun,Silou Kahean, tajamnews.co.id
Rabu 10/6/2026
Nagori Dolog Marawa kini mulai menikmati secercah harapan setelah perbaikan jalan penghubung menuju Kecamatan Silou Kahean dilakukan, sebuah akses vital yang selama ini mengalami kerusakan parah dan menjadi hambatan besar bagi masyarakat, terutama dalam mengangkut hasil pertanian yang menjadi tumpuan hidup mereka sehari-hari. Tokoh masyarakat setempat, BP, mengungkapkan perjuangan panjang yang harus dilalui warga demi memperbaiki akses yang sangat dibutuhkan tersebut.
 
Menariknya, perbaikan jalan ini sepenuhnya merupakan buah gotong royong dan swadaya masyarakat Nagori Dolog Marawa, tanpa bantuan dana dari pajak ataupun pemerintah daerah. Selain perjuangan warga, bantuan alat berat berupa eskavator mini disediakan secara sukarela oleh Direktur Utama PT Boos. BP dengan tegas menyesalkan tak adanya sejengkal pun kontribusi resmi dari pemerintah daerah dalam proses ini.
 
Di hari kelima,
“Perbaikan jalan ini murni hasil kerja keras dan solidaritas masyarakat tanpa campur tangan pemerintah. Ini adalah bukti nyata bahwa pemerintah daerah telah gagal menjalankan tugasnya. Jangan sampai ada oknum yang ingin memanfaatkan kondisi ini untuk mencari popularitas atau keuntungan pribadi dengan mengklaim hasil kerja keras masyarakat,” tegas BP dengan nada kritis.
 
Tak hanya itu, BP juga mengungkapkan kekecewaan mendalam karena kondisi jalan yang mendesak perbaikan ini sudah berulang kali disampaikan secara resmi kepada Bupati Simalungun dan dinas terkait, namun sampai saat ini belum ada respon atau tindakan nyata. Padahal, jalan ini merupakan nadi kehidupan ekonomi masyarakat Nagori Dolog Marawa dan jalur utama distribusi hasil pertanian serta mobilitas warga sehari-hari.
 
Ketua Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Kabupaten Simalungun, Buyung Tanjung, turut angkat bicara dengan nada lebih tegas. “Ini adalah cermin buruknya komitmen pemerintah daerah dalam memenuhi kewajiban dasar mereka terhadap masyarakat desa. Masyarakat di Nagori Dolog Marawa sudah berjuang sekuat tenaga memperbaiki jalan yang seharusnya menjadi tanggung jawab pemerintah. Apakah ini tanda bahwa pemerintah lebih sibuk dengan kepentingan politik dan elitnya daripada memperhatikan kebutuhan rakyat? Kami dari PABPDSI menuntut agar pemerintah daerah segera turun tangan dan tidak hanya menunggu dampak kerusakan yang makin parah,” ujarnya penuh kecaman.
 
Perbaikan jalan inisiatif warga ini sejatinya menjadi contoh semangat gotong royong yang patut diapresiasi, namun juga menjadi sinyal peka bagi pemerintah daerah untuk segera bertindak sebelum kerusakan yang terjadi lebih parah dan berdampak lebih luas terhadap perekonomian dan kualitas hidup masyarakat.
 
Pihak masyarakat dan organisasi lokal berharap pemerintah daerah dapat segera memberikan perhatian serius dan mengambil langkah strategis dalam menjaga serta meningkatkan infrastruktur vital di Nagori Dolog Marawa dan Kecamatan Silou Kahean. Perbaikan jalan bukan lagi sekadar pekerjaan teknis, tetapi menjadi simbol keberpihakan nyata pemerintah kepada rakyat dan kunci kemajuan daerah secara keseluruhan.
 
Tanpa kolaborasi yang sungguh-sungguh, perjuangan masyarakat akan semakin berat, sementara pemerintah akan terus kehilangan kepercayaan dari warganya sendiri. Saatnya bagi pemerintah daerah untuk berada di garda terdepan dalam membangun infrastruktur demi kesejahteraan masyarakat, bukan malah membiarkan rakyat berjuang sendirian.

O.D//

Penulis

admintajam

Berita Lainnya dari Daerah