Karo | Tajamnews.co.id —
Aula Rakoetta Brahmana yang berada di lingkungan Kantor Pemkab Karo menjadi pusat pelaksanaan Rapat Evaluasi Kinerja Perangkat Daerah yang dipimpin langsung oleh Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., Rabu (4/2/2026).
Rapat strategis tersebut dihadiri Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, SP., Sekretaris Daerah Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP., MM., para asisten, Inspektur Kabupaten Karo, seluruh Kepala OPD, serta para camat se Kabupaten Karo.
Evaluasi difokuskan pada pengukuran capaian kinerja perangkat daerah secara menyeluruh, mencakup administrasi pemerintahan, pengelolaan keuangan, progres pembangunan, hingga pelaksanaan program prioritas daerah. Pemerintah Kabupaten Karo menempatkan forum ini sebagai instrumen pengendali agar setiap program berjalan terukur, tepat sasaran, dan akuntabel.
Paparan awal disampaikan Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Karo, Mulianta Tarigan, S.Sos., yang memaparkan progres penyusunan LAKIP, realisasi Laporan Keuangan APBD Tahun Anggaran 2025, serta strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026. Ketepatan administrasi dan akurasi pelaporan ditekankan sebagai fondasi utama akuntabilitas pemerintahan.
Selanjutnya, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Karo, Anderiasta Tarigan, AP., M.Si., memaparkan perkembangan proyek strategis daerah, di antaranya penataan pekerja nonformal di Simpang 3 Laudah, penataan Pasar Berastagi, program Koperasi Merah Putih, percepatan pembentukan BUMD, serta pelaksanaan pengadaan barang dan jasa Tahun 2026. Program-program tersebut dinilai krusial karena beririsan langsung dengan penguatan ekonomi warga.
Dari aspek pemerintahan dan kesejahteraan rakyat, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Karo, Dr. Drs. Eddi Surianta Surbakti, M.Pd., menyampaikan paparan terkait mitigasi kebakaran, harmonisasi tata kelola pemerintahan desa, pelaksanaan program MBG, standar penyusunan surat keputusan kegiatan dan alur eksaminasi, hingga kelengkapan berkas LKPJ Bupati Karo Tahun Anggaran 2025. Keseragaman prosedur dan kelengkapan dokumen ditegaskan untuk meminimalkan potensi kesalahan administrasi.
Dalam arahannya, Bupati Karo menegaskan bahwa rapat evaluasi bukan sekedar agenda rutin, melainkan alat kontrol nyata terhadap kinerja birokrasi. Ia meminta seluruh perangkat daerah meningkatkan disiplin, tanggung jawab, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor.
Menurutnya, evaluasi tidak berhenti pada laporan, tetapi harus memastikan seluruh program berjalan selaras dengan target pembangunan daerah dan memberi dampak nyata bagi warga. Sinergi dan komitmen bersama menjadi kunci agar pelayanan publik dan kesejahteraan warga Kabupaten Karo terus meningkat.
Pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa kinerja birokrasi tidak boleh berhenti di atas kertas, melainkan harus dirasakan langsung oleh warga melalui pelayanan berkualitas dan pembangunan berkelanjutan.
(Lentini Krisna Prananta S Brahmana, SE)