SIMALUNGUN, TAJAMNEWS.CO.ID — Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPD BKPRMI) Kabupaten Simalungun secara resmi dilantik oleh Ketua DPW BKPRMI Sumatera Utara, H. Syafrizal Harahap, SH.I. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Gedung MUI, Jalan Asahan, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Minggu (26/7/2026).
Adapun jajaran pengurus inti DPD BKPRMI Simalungun yang dilantik untuk masa bakti tersebut di antaranya Wardiono, S.Sy sebagai Ketua Umum, Zulham Siregar, S.Pd sebagai Sekretaris, dan Rizky Ramadhan Gultom, S.Pd.I sebagai Bendahara.
Ketua Panitia Pelaksana Pelantikan, Raja Sonang Gultom, S.Pd, dalam laporannya menyampaikan bahwa total pengurus DPD BKPRMI Kabupaten Simalungun yang dikukuhkan pada kesempatan tersebut mencapai kurang lebih 50 orang.
Siap Berkolaborasi dan Konsolidasi Hingga Akar Rumput
Dalam sambutannya usai dilantik, Ketua Umum DPD BKPRMI Simalungun, Wardiono, S.Sy, mengapresiasi kerja keras seluruh panitia serta kehadiran para tamu undangan. Ia menegaskan komitmennya untuk membawa BKPRMI Simalungun bergerak aktif hingga ke tingkat basis.
"Kami yang dilantik siap memegang amanah kepercayaan ini dan berupaya maksimal menjalankan serta mengembangkan roda organisasi sampai ke tingkat paling bawah," tegas Wardiono.
Selain fokus internal, Wardiono juga menyoroti pentingnya sinergi antarorganisasi dan pemerintah daerah.
"Melalui momentum ini, kami berharap seluruh organisasi kepemudaan (OKP) di Simalungun semakin kompak dan terus menjaga kerukunan antarumat beragama. BKPRMI Simalungun juga siap berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Simalungun demi kemajuan daerah," tambahnya.
Masjid Sebagai Mesin Penggerak Peradaban
Sementara itu, Ketua DPW BKPRMI Sumatera Utara, H. Syafrizal Harahap, SH.I, memberikan arahan strategis kepada para pengurus baru. Ia menekankan bahwa peran pemuda remaja masjid sangat vital di tengah dinamika zaman.
"Pemuda remaja masjid bukan sekadar penjaga pilar keimanan di lingkungan sekitar, tetapi juga mesin penggerak peradaban. BKPRMI harus menjadi yang terdepan dalam menyuarakan kebaikan, mengedukasi masyarakat, serta membina generasi muda agar terhindar dari dampak negatif era modernisasi," ujar Syafrizal.
Ia juga mengajak seluruh jajaran pengurus untuk mengembalikan fungsi masjid sebagai pusat pembinaan generasi muda yang unggul.
"Mari jadikan masjid sebagai pusat pembinaan karakter pemuda yang kritis, kreatif, dan berakhlakul karimah. Mulai dari Simalungun ini, tunjukkan bahwa pemuda masjid adalah pelopor kemajuan dan penyedia solusi nyata bagi kemaslahatan umat," pungkasnya.